<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>TeknoJurnal &#187; Gelar Pradipta Utama</title>
	<atom:link href="http://www.teknojurnal.com/author/gegepoweranger/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.teknojurnal.com</link>
	<description>Your IT Development Guide</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 12:00:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Koprol Luncurkan Versi Bahasa Indonesia</title>
		<link>http://www.teknojurnal.com/2010/08/17/koprol-luncurkan-versi-bahasa/</link>
		<comments>http://www.teknojurnal.com/2010/08/17/koprol-luncurkan-versi-bahasa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Aug 2010 10:00:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gelar Pradipta Utama</dc:creator>
				<category><![CDATA[TeknoNews]]></category>
		<category><![CDATA[koprol]]></category>
		<category><![CDATA[startup lokal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.teknojurnal.com/?p=2420</guid>
		<description><![CDATA[Koprol  akhirnya resmi berbahasa Indonesia. Setelah setahun lebih Koprol hanya memiliki satu pilihan bahasa, yaitu Bahasa Inggris, beberapa hari yang lalu akhirnya diluncurkan pilihan Bahasa Indonesia di Koprol. Suatu minor update yang tentunya berdampak major, dikarenakan sejak dulu banyak yang bertanya-tanya kenapa justru Koprol yang berasal dari Indonesia tidak memiliki pilihan Bahasa Indonesia. Dan juga pemilihan waktunya dirasa cukup tepat, bersamaan dengan peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang ke 65. Nasionalis? Maybe.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2010/08/yahookoprol.jpg"><img class="size-medium wp-image-2430  alignleft" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2010/08/yahookoprol-300x55.jpg" alt="" width="300" height="55" /></a><a href="http://www.koprol.com" target="_blank">Koprol</a> akhirnya resmi berbahasa Indonesia. Setelah setahun lebih Koprol hanya memiliki satu pilihan bahasa, yaitu Bahasa Inggris, beberapa hari yang lalu akhirnya diluncurkan pilihan Bahasa Indonesia di Koprol. Suatu minor update yang tentunya berdampak major, dikarenakan sejak dulu banyak yang bertanya-tanya kenapa justru Koprol yang berasal dari Indonesia tidak memiliki pilihan Bahasa Indonesia. Dan juga pemilihan waktunya dirasa cukup tepat, bersamaan dengan peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang ke 65. Nasionalis? Maybe.</p>
<p>Koprol in Bahasa pertama kali diperkenalkan di aplikasi J2ME mereka yang dirilis beberapa hari lalu, lalu sehari setelah nya baru giliran versi web-nya. Namun sayangnya pilihan Bahasa Indonesia ini belum tersedia di aplikasi Blackberry versi terbaru Koprol (v 0.1.5) . Mari kita bersama-sama berdoa :D</p>
<p><a href="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2010/08/missed1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2429" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2010/08/missed1-300x266.jpg" alt="" width="250" height="216" /></a>Memang masih ada beberapa kekurangan di sana-sini dengan versi Bahasa Indonesia nya Koprol ini, seperti bahasa yang belum baku, dan ada juga beberapa bagian yang belum berbahasa Indonesia, seperti Reviews, Created, Approved seperti gambar di samping. Tapi tentunya Koprol team akan segera memperbaiki ini semua, kita tinggal menunggu hari baik nya :p</p>
<p>Beberapa minggu terakhir memang Koprol sepertinya sedang sibuk-sibuknya. Setelah meluncurkan fitur baru (Kurator) beberapa minggu lalu, perubahan logo (dan mungkin juga nama) menjadi Yahoo! Koprol, implementasi Yahoo! Geo Technologies yang memudahkan penambahan tempat di seluruh dunia, Koprol juga meluncurkan kampanye <em>new to net</em> yang diusungnya bersama Yahoo! dalam sebuah konferensi pers minggu lalu. Dalam event tersebut Koprol juga meluncurkan aplikasi resmi mereka untuk semua handphone berbasis Java (J2ME). Sibuk? Banget..</p>
<p>Sejak diakuisisi Yahoo! beberapa bulan yang lalu memang Koprol seperti mendapat semangat baru, cukup banyak improvement dan fitur-fitur baru yang dikeluarkan, dan juga tentunya, gosip-gosip baru. tentunya menarik menunggu kejutan-kejutan lain dari Koprol dalam waktu dekat ini. Kejutan macam apa yang teman-teman inginkan dari Koprol? Ditunggu komentarnya :)</p>
<p><em>*p.s anyway  aplikasi Java Koprol bisa diunduh di <a href="http://www.koprol.com/download" target="_blank">www.koprol.com/download</a> . Untuk Blackberry user di <a href="http://www.koprol.com/blackberry" target="_blank">www.koprol.com/blackberry</a></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.teknojurnal.com/2010/08/17/koprol-luncurkan-versi-bahasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Foursquare is a killer, yet!</title>
		<link>http://www.teknojurnal.com/2010/07/26/foursquare-is-a-killer-yet/</link>
		<comments>http://www.teknojurnal.com/2010/07/26/foursquare-is-a-killer-yet/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 05:00:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gelar Pradipta Utama</dc:creator>
				<category><![CDATA[TeknoMind]]></category>
		<category><![CDATA[foursquare]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.teknojurnal.com/?p=2096</guid>
		<description><![CDATA[“Berapa banyak badge anda di Foursquare?” Pertanyaan ini pasti banyak didengar para onliners dan socmed junkies belakangan ini. Yap, Foursquare jadi primadona baru di dunia social networking Indonesia. Umurnya terbilang masih muda, belum menginjak 2 tahun, tapi sudah mulai ngehip di mana-mana, terutama di Indonesia. Di Indonesia sendiri bisa dibilang foursquare jadi one of top 5 social networking here. Even on twitter they all talk about badges!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2098" title="foursquare" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2010/07/foursquare-150x150.jpg" alt="foursquare" width="150" height="150" />“Berapa banyak badge anda di Foursquare?” Pertanyaan ini pasti banyak didengar para onliners dan socmed junkies belakangan ini. Yap, Foursquare jadi primadona baru di dunia social networking Indonesia. Umurnya terbilang masih muda, belum menginjak 2 tahun, tapi sudah mulai ngehip di mana-mana, terutama di Indonesia. Di Indonesia sendiri bisa dibilang foursquare jadi one of top 5 social networking here. Even on twitter they all talk about badges!</p>
<p>Apasih kunci utama sukses (kalau bisa dibilang sukses) nya Foursquare di Indonesia? Saya sendiri berpendapat ada dua faktor utama yang membuat Foursquare menjadi rising star di Indonesia. Pertama, pasti badges. Yes, Foursquare is all about badges. Untuk yang belum tau apa itu badges, kira-kira begini Foursquare mendeskripsikan badges: ‘Badges are little rewards you earn based on your check in habits’. Lalu kenapa saya bilang badges adalah satu kunci utama keberhasilan Foursquare di Indonesia? Mari lihat ke beberapa tahun ke belakang. There was a Plurk, right? Plurk yang masuk Indonesia lebih dulu daripada Twitter juga sempat digandrungi onliners Indonesia. Alasan utamanya, tentu Karma. Karma yang 11-12 dengan badges ini menjadi alasan utama Plurkers nge-Plurk. Now, see what am I trying to say?</p>
<p>Yap, masyarakat online Indonesia senang dihargai, dan di-eksis-kan. Semakin tinggi karma anda, berarti semakin tinggi derajat anda di Plurk :p. Begitu juga di Foursquare. Semakin banyak badges anda, selain dapat menikmati banyak promo, juga ke-eksis-an anda diakui jagat foursquare. Masyarakat online Indonesia senang usahanya dihargai, walaupun dengan hal ‘kecil’ seperti badge dan karma.</p>
<p>Tapi, entah kenapa saya berpendapat trend badges ini ga bakal tahan lama. Lihat saja Plurk, yang (bisa dibilang) dihabisi Twitter di Indonesia. Kenapa? Dalam kasus plurk, setelah user mencapai karma 100, lalu mereka bingung mau ngapain lagi. Sama seperti badges, walaupun Foursquare bilang mereka akan terus menambah badges-badges baru, tapi saya nggak yakin user nggak bosen terus-terusan mengejar-ngejar badges.</p>
<p>Yang kedua, mobile application. Untuk seorang “anak baru”, mobile application Foursquare tergolong lengkap. Bandingkan dengan Twitter yang baru tahun ini meluncurkan aplikasi resmi nya untuk Blackberry. Foursquare memang pintar membaca pasar, dengan fitur-fitur yang mereka miliki, konsep dasar Foursquare yang digunakan para onliners mobile,  sebuah aplikasi yg mendukung berbagai platform memang sebuah keharusan. Sekarang, Foursquare sudah memiliki aplikasi resmi (bukan third party) untuk iPhone, Android, dan Blackberry. Satu hal yang belum dimiliki kompetitor nya yang notabene asal Indonesia, Koprol.</p>
<h3><span style="color: #ff6600;">The Future of Foursquare</span></h3>
<p>Yap, Foursquare memang sangat bergema di Indonesia akhir-akhir ini, walaupun memang belum mengalahkan Twitter. Tapi dengan fiturnya yang masih limited, saya kira Foursquare tidak akan bertahan lama di Indonesia. Kasarnya, kita tinggal menunggu jenuhnya para onliners check in sana check in sini demi sebuah badge. Sama seperti Plurk, yang semakin tenggelam akhir-akhir ini. Foursquare butuh lebih dari sekedar badges, mereka butuh sebuah fitur yang bisa membuat user addicted tiada henti. And they need it soon, atau the killer, will be killed.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.teknojurnal.com/2010/07/26/foursquare-is-a-killer-yet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

