<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>TeknoJurnal &#187; startup lokal</title>
	<atom:link href="http://www.teknojurnal.com/tag/startup-lokal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.teknojurnal.com</link>
	<description>Your IT Development Guide</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 12:00:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>SparxUp Award 2011, Siapa Bintang Startup Indonesia Berikutnya?</title>
		<link>http://www.teknojurnal.com/2011/09/12/sparxup-award-2011-siapa-bintang-startup-indonesia-berikutnya/</link>
		<comments>http://www.teknojurnal.com/2011/09/12/sparxup-award-2011-siapa-bintang-startup-indonesia-berikutnya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Sep 2011 05:30:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Firman Nugraha</dc:creator>
				<category><![CDATA[TeknoNews]]></category>
		<category><![CDATA[event]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[sparxup award]]></category>
		<category><![CDATA[StartUp]]></category>
		<category><![CDATA[startup lokal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.teknojurnal.com/?p=7138</guid>
		<description><![CDATA[SparxUp Award, sebuah acara seputar startup digital yang langsung menyita perhatian saya ketika acara ini pertama kali didengungkan lebih dari setahun yang lalu. Sebelumnya, SparxUp Award telah sukses dilaksanakan pada tahun 2010 lalu dengan GantiBaju.com sebagai pemenang kategori "The Best Raising Star" dan LewatMana.com sebagai pemenang kategori "The Most Promising Startup". Lalu, bagaimana dengan tahun ini?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-7142" title="Logo SparxUp Award 2011" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2011/09/Logo-SparxUp-Award-2011.png" alt="Logo SparxUp Award 2011" width="150" />SparxUp Award, sebuah acara seputar startup digital yang langsung menyita perhatian saya ketika acara ini pertama kali didengungkan lebih dari setahun yang lalu. Sebelumnya, <a href="http://www.teknojurnal.com/2010/11/07/epilog-sparxup-award-2010/">SparxUp Award</a> telah sukses dilaksanakan pada tahun 2010 lalu dengan GantiBaju.com sebagai pemenang kategori &#8220;The Best Raising Star&#8221; dan LewatMana.com sebagai pemenang kategori &#8220;The Most Promising Startup&#8221;. Lalu, bagaimana dengan tahun ini?</p>
<p>Dari pendapat saya pribadi, industri startup digital di Indonesia sudah melewati masa &#8220;hype&#8221;-nya tahun lalu sehingga menyisakan sebagian yang benar-benar ingin fokus di startup mereka. Dengan beberapa startup yang menarik sudah memenangkan SparxUp Award tahun lalu, menarik untuk dilihat siapa yang akan menang kali ini? Ntah apakah selain pemenang kategori &#8220;The Best Raising Star&#8221; dan &#8220;The Most Promising Startup&#8221; bisa ikut lagi atau tidak di kompetisi kali ini, jika tidak maka saya tidak ada prediksi kuat tentang siapa pemenang SparxUp Award kali ini.</p>
<p>Nah, mungkin agak telat tapi untuk para startup digital yang belum registrasi masih bisa melakukan registrasi untuk mengikuti kompetisi ini paling lambat tanggal 2 Oktober 2011. Sparxup Award tahun lalu berlangsung dengan sangat meriah dan saya yakin tahun ini akan serupa, jadi jangan sampai ketinggalan untuk mendaftarkan startup kamu di SparxUp Award 2011 ini, siapa tahu bisa memenangkan kompetisi ini.</p>
<p>Dari yang saya tahu, banyak pemenang Sparxup Award tahun lalu selain mendapatkan hadiah utama juga mendapatkan &#8220;hadiah&#8221; lainnya. Beberapa startup akhirnya dilirik oleh para investor atau pebisnis untuk mereka <em>invest</em> atau diajak kerja sama. Dengan publikasi yang cukup tinggi untuk para pemenang SparxUp Award, tidak menutup kemungkinan pemenang tahun ini juga akan mendapatkan hal serupa.</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut tentang SparxUp Award 2011, bisa mengunjungi websitenya di <a href="http://www.sparxup.com/" target="_blank">sparxup.com</a> dan untuk registrasi bisa ke <a href="http://www.sparxup.com/how-to-enter" target="_blank">sparxup.com/how-to-enter</a>. Untuk melihat poster SparxUp Award 2011 bisa mengklik <a href="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2011/09/Poster-SparxUp-Award-2011.jpg" target="_blank">link ini</a>.</p>
<p>Selamat berkompetisi para startup digital Indonesia :D</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.teknojurnal.com/2011/09/12/sparxup-award-2011-siapa-bintang-startup-indonesia-berikutnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Webmuapp.com &#8211; Layanan Pembuatan Website Secara Instan</title>
		<link>http://www.teknojurnal.com/2011/03/07/webmuapp-com-layanan-pembuatan-website-secara-instan/</link>
		<comments>http://www.teknojurnal.com/2011/03/07/webmuapp-com-layanan-pembuatan-website-secara-instan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Mar 2011 12:00:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>TeknoJurnal</dc:creator>
				<category><![CDATA[TeknoStartup]]></category>
		<category><![CDATA[startup lokal]]></category>
		<category><![CDATA[webmuapp]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.teknojurnal.com/?p=5363</guid>
		<description><![CDATA[Webmuapp adalah sebuah aplikasi yang memberikan layanan pembuatan website secara instan. Target dari webmuapp adalah siapapun yang ingin memiliki website company profile / blog / online store dalam waktu yang singkat.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Webmuapp adalah sebuah aplikasi yang memberikan layanan pembuatan website secara instan. Target dari webmuapp adalah siapapun yang ingin memiliki website company profile / blog / online store dalam waktu yang singkat.</p>
<p>User tidak perlu menyewa hosting, melakukan setting setting teknis seperti SSH, FTP dll. Webmuapp menawarkan pembuatan web hanya dengan register dan membuat halaman seperti blog.</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://slide.webmuapp.com/sites/50/wsz.png" alt="" width="600" /></p>
<h3><span style="color: #ff6600;">Fitur fitur yang ditawarkan</span></h3>
<p><strong>Pemilik website dapat mendesain layout dan halaman secara bebas/fleksibel</strong></p>
<p>Webmuapp menggunakan liquid template engine sebagai jembatan antara pengguna dan server webmuapp, sehingga user dapat mendesain layout dan halaman tanpa mempengaruhi keamanan server webmuapp.</p>
<p><strong>Domain Mapping</strong></p>
<p>Salah satu tujuan utama webmuapp adalah mendukung domain mapping, dimana user yang telah memiliki website di webmuapp dalam bentuk subdomain, diperbolehkan menggunakan nama domain sendiri, sehingga website benar-benar memiliki nama yang lebih menjual dan spesifik.</p>
<p><strong>Tersedia beberapa widget</strong></p>
<p>Webmuapp juga menyediakan beberapa widget umum untuk memudahkan user membangun website nya, seperti menampilkan daftar tweet, widget disqus untuk comment system, pagination, markdown (alternative HTML) dan beberapa widget lainnya yang dapat dilihat di <a href="http://dokumentasi.webmuapp.com/" target="_blank">http://dokumentasi.webmuapp.com</a></p>
<p><strong>Toko Online</strong></p>
<p>Toko online dapat dibangun dengan menekan tombol &#8220;Install Basic Store&#8221; yang akan menggenerate code untuk toko online, dan setelah itu pengguna dapat mengganti beberapa logo, text dan lainnya pada kode hasil generate.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://slide.webmuapp.com/sites/50/prod.png"><img class="aligncenter" src="http://slide.webmuapp.com/sites/50/prod.png" alt="" width="500" height="447" /></a></p>
<p><strong>Mendukung Pengguna yang familiar dengan programming</strong></p>
<p>Webmuapp menyediakan beberapa variable dan tag yang cocok untuk programmer, seperti variable Cart, Product, Variant, Site, Page. Hal ini memberikan peluang untuk mengcustomize web di webmuapp secara lebih luas.</p>
<h3><span style="color: #ff6600;">Apa yang tidak dapat dibuat dengan webmuapp?</span></h3>
<p>Website yang bersifar spesifik aplikasi tidak dapat menggunakan webmuapp, seperti social network dan lain-lain</p>
<h3><span style="color: #ff6600;">Resource</span></h3>
<p>Webmuapp menyediakan presentasi slide sederhana yang dapat diakses secara online di <a href="http://slide.webmuapp.com/" target="_blank">http://slide.webmuapp.com</a>. Anda dapat menavigasi halaman tersebut dengan arrow key di keyboard anda.</p>
<p><em>* Note: artikel ini adalah guest post dari Sugiarto, founder webmuapp.com . Sebagai bentuk apresiasi TeknoJurnal untuk komunitas startup, TeknoJurnal memberikan wadah untuk para startup dalam mempromosikan startup mereka secara gratis. Untuk startup yang tertarik untuk mengikuti program ini bisa ke halaman <a href="http://www.teknojurnal.com/kontak-kami/">kontak kami</a> dan mengirimkan press release tentang startupnya</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.teknojurnal.com/2011/03/07/webmuapp-com-layanan-pembuatan-website-secara-instan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rekap #StartupLokal Meetup ke-11: Mobile Payment</title>
		<link>http://www.teknojurnal.com/2011/03/07/rekap-startuplokal-meetup-ke-11-mobile-payment/</link>
		<comments>http://www.teknojurnal.com/2011/03/07/rekap-startuplokal-meetup-ke-11-mobile-payment/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Mar 2011 01:00:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Firman Nugraha</dc:creator>
				<category><![CDATA[TeknoNews]]></category>
		<category><![CDATA[event]]></category>
		<category><![CDATA[mobile cash]]></category>
		<category><![CDATA[mobile payment]]></category>
		<category><![CDATA[startup lokal]]></category>
		<category><![CDATA[t-cash]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.teknojurnal.com/?p=5352</guid>
		<description><![CDATA[Komunitas #StartupLokal kembali menggelar meetup yang sekarang sudah mencapai ke-11 kalinya. Kali ini diadakan dengan tema Mobile Payment. Pembayaran telah menjadi salah satu hambatan untuk transaksi online di Indonesia. Di #StartupLokal meetup kali ini mencoba untuk menggali lebih banyak informasi dari para panelis seputar legal, keuangan, dan sisi teknikal dari mobile payment.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1981" title="Logo #startupLokal" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2010/07/StartUpLokal-Logo-150x150.jpg" alt="Logo #startupLokal" width="150" height="150" />Komunitas #StartupLokal kembali menggelar meetup yang sekarang sudah mencapai ke-11 kalinya. Kali ini diadakan dengan tema <strong>Mobile Payment</strong>. Pembayaran telah menjadi salah satu hambatan untuk transaksi online di Indonesia. Di #StartupLokal meetup kali ini mencoba untuk menggali lebih banyak informasi dari para panelis seputar legal, keuangan, dan sisi teknikal dari mobile payment.</p>
<p>Acaranya diselenggarakan di The Only One Club &#8211; FX Entertainment X&#8217;enter, Jakarta, pada tanggal 3 Maret 2011. 214 peserta datang di meetup ini dan semakin banyak peserta yang baru datang untuk pertama kalinya di acara tersebut.</p>
<p>Mobile, mobile, mobile. Di #StartupLokal meetup sebelumnya telah didiskusikan tentang mobile di <a href="http://www.teknojurnal.com/2010/08/03/rekap-fowab-ke-3-dengan-tema-bangkitnya-startup-indonesia/">meetup yang ke-3</a> dan mobile gaming di <a href="http://www.teknojurnal.com/2010/10/18/rekap-startuplokal-meetup-v-6-%e2%80%93-industri-social-mobile-gaming/">meetup ke-6</a>. Hal ini membuktikan betapa pentingnya industri mobile dan seberapa besar industri tersebut saat ini, namun begitu belum mencapai potensi penuhnya. Masih banyak ruang yang dapat dikembangkan lebih lanjut di industri mobile untuk memfasilitasikan kehidupan kita sehingga kita dapat menjalani hidup dengan lebih mudah.</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://farm6.static.flickr.com/5295/5495733534_a240e286ca.jpg" alt="" width="500" height="375" /></p>
<p>Seperti biasa, <a href="http://twitter.com/nuniek" target="_blank">Nuniek Tirta</a> membuka meetup dengan salam dan StartUpdates! (sesi untuk para startup menyampaikan update terbaru startup mereka).</p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone" src="http://farm6.static.flickr.com/5136/5495143551_83245f16bd_m.jpg" alt="" width="240" height="180" /> <img class="alignnone" src="http://farm6.static.flickr.com/5293/5495142739_f2fd46031a_m.jpg" alt="" width="240" height="180" /></p>
<p>Setelah itu ada pembukaan dari <strong>TokoBagus.com</strong> dan <strong>Upik Sidarta</strong> mewakili Nokia sebagai sponsor tahunan #StartupLokal yang menambahkan presentasi tentang Nokia Ovi Store dan bagaimana Nokia mendorong pengembang aplikasi lokal untuk membuat aplikasi untuk mereka.</p>
<p>Panelis untuk meetup kali ini adalah sebagai berikut:</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://farm6.static.flickr.com/5216/5495144427_48bd9ab218.jpg" alt="" width="500" height="375" /></p>
<ul>
<li><strong>Muhammad R. Nugraha</strong> – Mobile Commerce Management Telkomsel – menangani partnership dengan partner yang ingin menggunakan servis T-Cash</li>
<li><strong>Alif Yordan</strong> – Development Team T-Cash –menangani program pengembangan untuk servis T-Cash, terutama aplikais yang berhubungan dengan pembayaran via Internet</li>
<li><strong>Mr. Aidil Akbar</strong> – <a href="http://twitter.com/aidilakbar" target="_blank">@AidilAkbar</a>- Independent Financial Advisor (Planner) USA yang berpengalaman selama 15 tahun – Indonesia, Chairman International Association of Registered Financial Consultants, Senior Advisor – Managing Partner Akbar’s Financial Check Up, President Director – Pavillion Wealth Management, Board of Expertise – AMAAI, partner dari beberapa  bisnis online / digital</li>
<li><strong>Mr. Ruby H. Wijoseo</strong> dari PT. Finnet Indonesia – VP Sales and Marketing</li>
</ul>
<p>dan kali ini meetupnya juga dimoderatori oleh Citra Purnawijaya <a href="http://twitter.com/citrapw">@citrapw</a> dari <a href="http://ajita.co.id/">Ajita Creative</a>.</p>
<p>Berikut adalah rangkuman dari meetup kali ini:</p>
<ul>
<li>Belanja online di &#8220;masa lalu&#8221; – kita pilih barang apa yang ingin dibeli, check out, transfer uangnya, konfirmasi dan kita akan mendapat barangnya.<br />
Belanja online &#8220;saat ini&#8221; – Kita akan mendapat barangnya pas ketika kita membayarnya, konsep kasir online.</li>
<li>Mobile Cash (MC) adalah uang yang ada di handphone kita yang dapat digunakan untuk transaksi apa saja, kredit MC dapat diuangkan ke FinChannel seperti SMS banking dan ATM. Kredit MC juga dapat di &#8220;top up&#8221; melalui Internet Banking.</li>
<li>MC adalah untuk <strong>semua operator</strong> sedangkan T-Cash hanya untuk pengguna <strong>Telkomsel</strong>.</li>
<li>T-Cash menggunakan sistem top up, kita bisa belaja langsung dari handphone kita! Contohnya: ada sebuah butik online, dengan menggunakan T-Cash sebagai alternatif pembayaran, kita bisa hanya perlu memasukkan nomor handphone kita dan kode konfirmasi, dan selesai!</li>
<li>Ada perbedaan antara <strong>e-Wallet</strong> dan <strong>e-Money</strong>, e-Wallet adalah fasilitator pembayaran (contoh: PayPal dan KasPay), sedangkan e-Money adalah MC &amp; T-Cash</li>
<li>e-Money, mengkonversikan uang kita ke uang digital, membeli apa saja dari konten hingga barang tidak akan lebih mudah seperti ini</li>
<li>Jika kita punya toko online, dengan transkasi melebihi atau sama dengan 600 juta rupiah (sekitar US$67.000)/tahun, pemasukan kita wajib dikenakan PPN (pajak pertambahan nilai), jika toko online kita bukan perusahaan, maka kita bisa dikenakan pajak pemasukan personal hingga 35%, lebih besar daripada pajak bisnis (25%).</li>
<li>Basis pengguna MC telah mencapai <strong>12 ribu pengguna sejak Desember 2010</strong>. Menargetkan satu juta pengguna pada akhir tahun ini. Sedangkan untuk T-Cash, mereka sudah mempunyai 4 juta pengguna!</li>
<li>Rata-rata transaksi untuk MC adalah sekitar <strong>100.000-500.000 Rupiah(US$<strong>11</strong>-US$<strong>55</strong>)</strong>. Top up pengguna  paling banyak adalah<strong> satu juta rupiah</strong>.</li>
<li>Aidil Akbar memperingatkan kita tentang bank ilegal yang menyimpan &#8220;uang mengambang&#8221;, contohnya adalah jika kita adalah startup berbentuk e-commerce startup dan kita meyimpan uang pelanggan kita terlebih dahulu (deposit dulu untuk membeli). Model bisnis ala Groupon terletak di area abu-abu dikarenakan Bank Indonesia belum mempunyai peraturan yang tepat untuk saat ini.</li>
</ul>
<p><em>* artikel ini disadur dari <a href="http://startuplokal.org/2011/03/05/startuplokal-meetup-v11-0-mobile-payment/" target="_blank">StartupLokal.org</a></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.teknojurnal.com/2011/03/07/rekap-startuplokal-meetup-ke-11-mobile-payment/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teriaklah.com &#8211; Shoutmix Buatan Anak Indonesia</title>
		<link>http://www.teknojurnal.com/2011/02/28/teriaklah-com-shoutmix-buatan-anak-indonesia/</link>
		<comments>http://www.teknojurnal.com/2011/02/28/teriaklah-com-shoutmix-buatan-anak-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Feb 2011 10:00:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>TeknoJurnal</dc:creator>
				<category><![CDATA[TeknoStartup]]></category>
		<category><![CDATA[shoutmix]]></category>
		<category><![CDATA[startup lokal]]></category>
		<category><![CDATA[teriaklah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.teknojurnal.com/?p=5279</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini, banyak sekali pengguna internet yang sudah memiliki sebuah web/blog. Baik itu web untuk profil perusahaan hingga blog milik pribadi dengan beragam konten di dalamnya. Namun masih ada sebagian besar dari web-web tersebut yang belum memiliki sarana interaksi antara pengelola web dengan para pengunjungnya. Maka dari itu Teriaklah.com ini menyediakan sebuah aplikasi web untuk memberikan sarana interaksi antara pengelola web dengan pengunjung web secara gratis.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-5280" title="teriaklah.com" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2011/02/teriaklah.png" alt="teriaklah.com" width="550" /></p>
<p>Saat ini, banyak sekali pengguna internet yang sudah memiliki sebuah web/blog. Baik itu web untuk profil perusahaan hingga blog milik pribadi dengan beragam konten di dalamnya. Namun masih ada sebagian besar dari web-web tersebut yang belum memiliki sarana interaksi antara pengelola web dengan para pengunjungnya.</p>
<p>Maka dari itu Teriaklah.com ini menyediakan sebuah aplikasi web untuk memberikan sarana interaksi antara pengelola web dengan pengunjung web secara gratis. Aplikasi ini bisa berfungsi sebagai buku tamu. Dengan begitu web akan menjadi lebih interaktif, karena para pengunjung bisa memberikan kritik, saran ataupun hanya sekedar “say hi” saja, dengan sangat sekali klik.</p>
<p>Berikut adalah fitur-fitur yang sudah tersedia di Teriaklah.com dan bisa digunakan secara gratis oleh para penggunanya:</p>
<ol>
<li>Unlimited entri<br />
Tidak ada batasan jumlah entri untuk para pengguna Teriaklah.com</li>
<li>Filter kata<br />
Kalau pengguna tidak menginginkan kata-kata tertentu tampil di dalam aplikasinya, maka pengguna bisa menggunakan fasilitas filter ini.</li>
<li>Custom desain<br />
Di Teriaklah.com ini kita bisa membuat desain tampilan aplikasi seperti warna latar, jenis font, ukurannya, dan lain-lain sesuai keinginan kita dengan sangat mudah dan tanpa perlu coding-codingan.</li>
<li>Auto Refresh<br />
Aplikasi dari Teriaklah.com akan melakukan pembaharuan data setiap 2 menit sekali ketika aplikasi sedang diakses. Dengan demikian entrinya akan selalu up to date.</li>
<li>Manage entri<br />
Kita juga bisa mengelolsa entri dari pengunjung web dan menghapusnya jika dirasa kurang layak untuk ditayangkan ke publik.</li>
<li>Emotion<br />
Aplikasi ini juga dilengkapi dengan berbagai emotion khas Indonesia (dari KasKus) untuk memperindah entri dan lebih menarik perhatian para pengunjung web.</li>
</ol>
<p>Untuk menggunakan aplikasi ini juga sangat mudah, kita cukup mendaftar di www.teriaklah.com sebagai pengguna (member) lalu login ke halaman member area dan mulai desain tampilan aplikasi kita sendiri.</p>
<p>Teriaklah.com ini baru saja diluncurkan pada 25 Februari 2011 dalam versi beta. Konsep aplikasi ini didapat dari aplikasi-aplikasi sejenis yang sudah ada sebelumnya, namun masih didominasi oleh para pengembang web dari luar negeri. Dalam tahap pembuatannya, founder teriaklah.com juga mendapatkan berbagai masukan ide dari rekan-rekan yang lain seperti Kukuh TW, Tri Wahyudi dan teman-teman yang lainnya.</p>
<p><em>* Note: artikel ini adalah guest post dari Wilianto Indrawan, founder teriaklah.com . Sebagai bentuk apresiasi TeknoJurnal untuk komunitas startup, TeknoJurnal memberikan wadah untuk para startup dalam mempromosikan startup mereka secara gratis. Untuk startup yang tertarik untuk mengikuti program ini bisa ke halaman <a href="http://www.teknojurnal.com/kontak-kami/" target="_blank">kontak kami</a> dan mengirimkan press release tentang startupnya</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.teknojurnal.com/2011/02/28/teriaklah-com-shoutmix-buatan-anak-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menggunakan Teknologi Untuk Mendorong Perkembangan Startup Indonesia (Contoh Kasus: eEvent.com)</title>
		<link>http://www.teknojurnal.com/2011/02/28/menggunakan-teknologi-untuk-mendorong-perkembangan-startup-indonesia-contoh-kasus-eevent-com/</link>
		<comments>http://www.teknojurnal.com/2011/02/28/menggunakan-teknologi-untuk-mendorong-perkembangan-startup-indonesia-contoh-kasus-eevent-com/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Feb 2011 01:01:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Firman Nugraha</dc:creator>
				<category><![CDATA[TeknoMind]]></category>
		<category><![CDATA[eevent]]></category>
		<category><![CDATA[startup lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.teknojurnal.com/?p=5263</guid>
		<description><![CDATA[Saya yakin tidak ada yang menyangkal betapa banyaknya jumlah penduduk Indonesia. Banyaknya penduduk Indonesia juga nampaknya berakibat pada efek yang ditimbulkan ketika kita mengadopsi sebuah teknologi, sebut saja Twitter, BlackBerry, dan FaceBook. Di ketiga teknologi tersebut bisa dibilang penduduk Indonesia cukup merajai mereka, lihat saja saat ini Indonesia adalah pengguna FaceBook nomor 2 di dunia, trending topic Twitter sering kali diisi dengan topik dari para pengguna Indonesia, dan basis pengguna BlackBerry cukup besar di Indonesia sehingga mau tidak mau RIM harus meletakkan Indonesia di salah satu fokus utama mereka.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-5272" title="Tweeting" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2011/02/tweeting-300x199.jpg" alt="Tweeting" width="200" />Saya yakin tidak ada yang menyangkal betapa banyaknya jumlah penduduk Indonesia. Banyaknya penduduk Indonesia juga nampaknya berakibat pada efek yang ditimbulkan ketika kita mengadopsi sebuah teknologi, sebut saja Twitter, BlackBerry, dan FaceBook. Di ketiga teknologi tersebut bisa dibilang penduduk Indonesia cukup merajai mereka, lihat saja saat ini Indonesia adalah pengguna FaceBook nomor 2 di dunia, trending topic Twitter sering kali diisi dengan topik dari para pengguna Indonesia, dan basis pengguna BlackBerry cukup besar di Indonesia sehingga mau tidak mau RIM harus meletakkan Indonesia di salah satu fokus utama mereka.</p>
<p>Bisa dilihat dari kasus di atas sebagaimana besar pengaruh penduduk Indonesia di bidang teknologi. Namun dari ketiga kasus tersebut, ketiganya setahu saya seringkali digunakan untuk hal-hal yang &#8220;kosong&#8221; atau tidak memberikan efek yang berguna untuk sekitarnya. Contohnya adalah trending topic dari Indonesia di Twitter sering diisi oleh topik-topik yang &#8220;kosong&#8221;.</p>
<p>Lalu bagaimana jika kekuatan ini dialirkan untuk medukung sesuatu yang lebih bermakna? Misalnya untuk membantu para perusahaan perintis di bidang teknologi informasi di Indonesia (startup lokal). Mari kita lihat kasus yang terjadi pada sebuah startup lokal, <a href="http://eevent.com" target="_blank">eEvent.com</a> (sebuah website untuk merencanakan sebuah acara secara digital), baru-baru ini:</p>
<div id="attachment_5265" class="wp-caption aligncenter" style="width: 573px"><img class="size-full wp-image-5265" title="eEvent di Quora" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2011/02/eEvent_quora.jpg" alt="eEvent di Quora" width="563" height="559" /><p class="wp-caption-text">eEvent di Quora</p></div>
<p>Seperti yang tertulis di gambar di atas, ada yang menulis di Quora (sebuah website tanya jawab yang interaktif yang cukup terkenal) untuk mengajak para startup dengan pendanaan yang terbatas untuk menuliskan tentang startup mereka dan untuk kemudian berkesempatan untuk mengikuti acara <a href="http://launch.is/launch-pad/" target="_blank">LaunchPad</a> secara gratis. Setelah eEvent ditulis di <em>thread</em> Quora tersebut, yang terjadi adalah eEvent mendapatkan voting paling banyak, dan mayoritas yang voting untuk eEvent adalah dari sesama penggiat / pemerhati startup Indonesia. eEvent mengalahkan puluhan startup lainnya dari seluruh dunia untuk masalah voting di <em>thread</em> tersebut.</p>
<p>Nah, walaupun saya tidak yakin apakah keputusan memilih eEvent untuk mendapatkan tiket gratis hanya berdasarkan voting saja atau tidak, tapi sudah pasti hasil voting tersebut mempengaruhi keputusan tersebut. Sekarang, apa yang terjadi setelah eEvent berkesempatan untuk mengikuti acara tersebut? mari kita lihat email di milis <a href="http://tech.groups.yahoo.com/group/StartUpLokal/" target="_blank">#StartupLokal</a> dari salah satu co-founder eEvent, Edy Sulistyo:</p>
<blockquote><p>Thank you sekali lagi buat semua supportnya.. dari awal sebetulnya kita ga ada niat buat pergi ke launch conference soalnya kita ngga qualify buat 1.0 karena sudah launch dan pernah di cover media.. dan ga qualify buat 2.0 karena terlalu kecil. Jadi satu satunya yang kita bisa participate adalah launchpad yang musti bayar $1500 per table. Tapi untuk harga segitu aga terlalu mahal dan ga worth it karena di launchpad, startup cuman bisa dapat table dan ga bolehin untuk present ke stage unless kita bisa convince grand jury (untuk hand pick kita dari 100 other startups</p>
<p>Thank you banget buat komunitas #startuplokal yang membuat kita di voted #1 di quora sehingga kita bisa dapet free launchpad ticket. Selama di conference kita mendapatkan banyak positive feedback dan traction yang sangat relevant buat eEvent untuk grow lebih lanjut.</p>
<p>Di akhir acara, kita diberi tau kalau kita dipilih oleh grand jury untuk present live on the stage to the whole world. Resultnya benar benar luar biasa, traffic spike, a lot of famous people sign up, diliput new york times, the metropreneur dan lain sebagainya. Watch us on youtube <a href="http://www.youtube.com/user/LaunchConf#p/u/7/QRRSdvlWd4E" target="_blank">http://www.youtube.com/user/LaunchConf#p/u/7/QRRSdvlWd4E</a> mulai menit 28:57</p>
<p>Semuanya ini berawal dari vote kalian semua di milis ini. Thank you for the awesome community and continuous support.</p></blockquote>
<p>Hasil dari voting yang prosedurnya bisa dibilang cukup sederhana, memberi dampak positif yang besar kepada eEvent untuk mengenalkan produk mereka ke seluruh dunia dan mendapatkan masukan-masukan yang bermanfaat. Hal seperti ini penting sekali untuk startup, apalagi untuk startup yang tidak mempunyai dana besar untuk publikasi dan mengikuti acara-acara startup berbayar.</p>
<p>Menurut saya pribadi, daripada misalnya sering memenuhi trending topic Twitter dengan topik-topik &#8220;kosong&#8221;, kegiatan seperti ini jauh lebih bermanfaat. Tidak harus dengan voting seperti ini, kita bisa menggunakan dunia digital ini untuk membantu, dalam konteks ini, para startup Indonesia. Menggunakan blog, Twitter, FaceBook, dan teknologi-teknologi lainnya secara positif untuk medukung startup Indonesia akan sangat membantu sekali.</p>
<p>Nah, bagaimana jika kita memulainya dari sekarang jika belum? :)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.teknojurnal.com/2011/02/28/menggunakan-teknologi-untuk-mendorong-perkembangan-startup-indonesia-contoh-kasus-eevent-com/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rekap #StartupLokal Meetup ke-10 : Legal dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI)</title>
		<link>http://www.teknojurnal.com/2011/02/17/rekap-startuplokal-meetup-ke-10-legal-dan-hak-kekayaan-intelektual-hki/</link>
		<comments>http://www.teknojurnal.com/2011/02/17/rekap-startuplokal-meetup-ke-10-legal-dan-hak-kekayaan-intelektual-hki/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Feb 2011 05:55:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Putra Setia Utama</dc:creator>
				<category><![CDATA[TeknoNews]]></category>
		<category><![CDATA[HKI]]></category>
		<category><![CDATA[legal]]></category>
		<category><![CDATA[merek]]></category>
		<category><![CDATA[paten]]></category>
		<category><![CDATA[startup lokal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.teknojurnal.com/?p=5163</guid>
		<description><![CDATA[Event komunitas StartupLokal kembali diselengarakan pada tanggal 10 Februari 2011 yang bertempat di Gedung Kompas Gramedia Jl.Panjang, Kebun Jeruk, Jakarta. Event yang sudah mencapai V.10, kali ini membahas mengenai Legal dan HKI (Hak Kekayaan Intelektual). Bahasan yang cukup menarik sekaligus berat dan bermanfaat. Karena Masih banyak dari pelaku usaha di dunia online maupun offline yang belum jelas betul mengenai Legal dan HKI ini (termasuk penulis).]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Event komunitas StartupLokal kembali diselenggarakan pada tanggal 10 Februari 2011 yang bertempat di Gedung Kompas Gramedia jalan Panjang, Kebun Jeruk, Jakarta. Event yang sudah kesepuluh kalinya diadakan (StartupLokal V.10) , kali ini membahas mengenai  legal dan HKI ( Hak Kekayaan Intelektual ). Bahasan yang cukup menarik sekaligus berat dan bermanfaat. Karena masih banyak dari pelaku usaha di dunia online maupun offline yang belum jelas betul mengenai Legal dan HKI ini (termasuk penulis).</p>
<div id="attachment_5164" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2011/02/startup-lokal-venue.jpg"><img class="size-medium wp-image-5164" title="StartupLokal V.10" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2011/02/startup-lokal-venue-300x199.jpg" alt="StartupLokal V.10" width="300" height="199" /></a><p class="wp-caption-text">StartupLokal V.10</p></div>
<p>StartupLokal V.10 kali ini di hadiri oleh narasumber yang memang berkompetensi di bidang Legal dan HKI Yaitu :</p>
<ul>
<li>Ari Juliano Gema ( <a href="http://twitter.com/#!/arijuliano" target="_blank">@arijuliano</a> ) &#8211; Project Leader Creative Commons Indonesia,  Founder &amp; Chairman Indonesia Society for Civilized Election, Board of Counsel of Think &amp; Act for National Defense and Senior Associate at Assegaf Hamzah &amp; Partners</li>
<li>Vichi Lestari ( <a href="http://twitter.com/#!/Vichi_lestari" target="_blank">@Vichi_lestari</a> ) &#8211; Trias Consultant specializing in legal, ISO, SOP for system and management and Communication training and services, as and integrated business solution</li>
<li>Lury Elza Alex ( <a href="http://twitter.com/#!/LuryAlexLaw" target="_blank">@LuryAlexLaw</a> ) – Senior Partner, Patent &amp; Trademark Attorney Estu &amp; Lurylaw firm, Chairperson HIPMI Sumatera Selatan</li>
</ul>
<p>Moderator kali ini adalah Citra Purnawijaya <a href="http://twitter.com/#!/citrapw" target="_blank">@citrapw</a> dari Ajita Creative.</p>
<div id="attachment_5165" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2011/02/Narasumber-StartupLokal-V.10.jpg"><img class="size-full wp-image-5165" title="Narasumber StartupLokal V.10" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2011/02/Narasumber-StartupLokal-V.10.jpg" alt="Narasumber StartupLokal V.10" width="500" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Narasumber StartupLokal V.10</p></div>
<p>StratupLokal V.10 ini dibuka oleh Stratupdate yang dibawakan oleh salah satu inisiator StartupLokal, Nuniek Tirta. Ada beberapa berita yang cukup menarik datang dari <a href="http://lewatmana.com/">lewatmana.com</a>, <a href="http://nulisbuku.com/">nulisbuku.com</a>, <a href="http://sixreps.com">sixreps.com</a>, <a href="http://kartumuu.com/" target="_blank">kartumuu.com</a>, <a href="http://www.gantibaju.com/" target="_blank">gantibaju.com</a>, <a href="http://sendokgarpu.com/" target="_blank">sendokgarpu.com</a>, dan <a href="http://www.fimela.com/" target="_blank">fimela.com</a>.</p>
<div id="attachment_5167" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2011/02/Startupdate-oleh-Nuniek-Tirta.jpg"><img class="size-full wp-image-5167" title="Startupdate oleh Nuniek Tirta" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2011/02/Startupdate-oleh-Nuniek-Tirta.jpg" alt="Startupdate oleh Nuniek Tirta" width="500" height="333" /></a><p class="wp-caption-text">Startupdate oleh Nuniek Tirta</p></div>
<p>Setelah itu ada penjelasan mengenai <a href="http://imulai.org/" target="_blank">iMulai</a> (Indonesia Mulai) 3.0 oleh Andy Laver Sirait (@<a href="http://twitter.com/#!/andylaver" target="_blank">andylaver</a>). iMulai 3.0 ini merupakan inisiatif antara Microsoft dan USAID untuk mendorong semangat berinovasi dan berwirausaha di Indonesia.</p>
<div id="attachment_5166" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2011/02/presentasi-iMulai-oleh-Andy-Laver-Sirait.jpg"><img class="size-full wp-image-5166" title="Presentasi iMulai oleh Andy Laver Sirait" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2011/02/presentasi-iMulai-oleh-Andy-Laver-Sirait.jpg" alt="Presentasi iMulai oleh Andy Laver Sirait" width="500" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Presentasi iMulai oleh Andy Laver Sirait</p></div>
<p>Setelah penjelasana dari Andy Lover, acara di lanjutkan ke presentasi dari 3 Nara sumber yang telah disebutkan diatas.</p>
<p>Berikut adalah poin poin yang bisa saya ambil dari presentasi dari ke 3 nara sumber tersebut:</p>
<ul>
<li>Hak cipta adalah hak dari pembuat sebuah ciptaan terhadap ciptaannya dan salinannya.</li>
<li>Hak cipta berlaku seketika setelah ciptaan tersebut dibuat. Hak cipta tidak perlu didaftarkan terlebih dahulu.</li>
<li>Kebalikan dari hak cipta adalah public domain.Ciptaan dalam public domain dapat digunakan sesukanya oleh pihak lain.</li>
<li>Berbeda dengan hak cipta yang melindungi sebuah karya, paten melindungi sebuah ide</li>
<li>Pada paten, seseorang tidak berhak untuk membuat sebuah karya yang cara bekerjanya sama dengan sebuah ide yang dipatenkan.</li>
<li>Contoh dari paten misalnya adalah sebuah algoritma Pagerank yang dipatenkan oleh Google.</li>
<li>Merk dagang digunakan oleh pebisnis untuk mengidentifikasikan sebuah produk atau layanan.</li>
<li>Merk dagang meliputi nama produk atau layanan, beserta logo, simbol, gambar yang menyertai produk atau layanan tersebut.</li>
<li>Rahasia dagang tidak dipublikasikan ke publik.</li>
<li>Contoh dari rahasia dagang adalah resep minuman Coca Cola. Untuk beberapa tahun, hanya Coca Cola yang memiliki informasi resep tersebut. Perusahaan lain tidak berhak untuk mendapatkan resep tersebut, misalnya dengan membayar pegawai dari Coca Cola.</li>
</ul>
<p>Menyosialisasikan Hak Kekayaaan Intelektual (HKI) telah dilakukan secara bersama-sama oleh pemerintah beserta lembaga swadaya masyarakat. Akan tetapi sejauh ini upaya sosialisasi tersebut tampaknya belum cukup berhasil.</p>
<p>Ada beberapa alasan yang mendasarinya. Pertama, konsep dan perlunya HKI belum dipahami secara benar di kalangan masyarakat. Kedua, kurang optimalnya upaya penegakan, baik oleh pemilik HKI itu sendiri maupun pemerintah sebagai penegak hukum. Ketiga, tidak adanya kesamaan pandangan dan pengertian mengenai pentingnya perlindungan dan penegakan HKI.</p>
<p>HKI sendiri telah menjadi salah satu isu penting yang selalu diperhatikan oleh kalangan negara-negara maju di dalam melakukan sebuah kerjasama atau bisnis.  Globalisasi yang sangat identik dengan free market, free competition dan transparansi memberikan dampak yang cukup besar terhadap perlindungan HKI di Indonesia. Situasi seperti ini pun memberikan tantangan kepada Indonesia, di mana Indonesia diharuskan untuk dapat memberikan perlindungan yang memadai atas HKI sehingga terciptanya persaingan yang sehat yang tentu saja dapat memberikan kepercayaan kepada investor untuk berinvestasi di Indonesia.</p>
<p>Jadi HKI adalah hal penting dalam memulai sebuah usaha, sebuah startup ataupun kerja sama. Kita semua harus bersama sama sadar HKI, baik untuk melindungi apa yang kita punya dan mendapatkan hak yang sepadan dari apa yang telah kita hasilkan dan menghindari penyalahgunaan HKI.</p>
<p>Bagi yang tidak sempat hadir di StartupLokal V.10 kali ini bisa langsung menyaksikan di <a href="http://www.ustream.tv/channel/startuplokal">www.ustream.tv/channel/startuplokal</a>. Terima kasih kepada teman kita Hadi Gunawan (<a href="http://twitter.com/#!/hadigunawan" target="_blank">@hadigunawan</a>) yang sudah menyediakan live streaming untuk acara ini.</p>
<p>Untuk referensi tambahah tentang meetup ini bisa ke link-link berikut:</p>
<ul>
<li><a href="http://www.flickr.com/photos/salsabeela/tags/startuplokalv10/" target="_blank">Foto #StartupLokal Meetup ke-10 oleh Ollie</a></li>
<li><a href="http://chip.co.id/news/read/2011/02/11/264424/Startuplokal.Meetup.v.10,.Bicara.Legal.dan.Hak.Kekayaan.Intelektual" target="_blank">Startuplokal Meetup v.10, Bicara Legal dan Hak Kekayaan Intelektual oleh CHIP</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.teknojurnal.com/2011/02/17/rekap-startuplokal-meetup-ke-10-legal-dan-hak-kekayaan-intelektual-hki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kabar Besar dari Komunitas #StartupLokal di Tahun 2011</title>
		<link>http://www.teknojurnal.com/2011/01/19/kabar-besar-dari-komunitas-startuplokal-di-tahun-2011/</link>
		<comments>http://www.teknojurnal.com/2011/01/19/kabar-besar-dari-komunitas-startuplokal-di-tahun-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Jan 2011 01:00:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Firman Nugraha</dc:creator>
				<category><![CDATA[TeknoNews]]></category>
		<category><![CDATA[#startuplokal]]></category>
		<category><![CDATA[startup lokal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.teknojurnal.com/?p=4792</guid>
		<description><![CDATA[Para pembaca tentu sudah tidak asing dengan komunitas #StartupLokal, komunitas dimana para pengusaha IT yang sedang merintis usahanya berkumpul. Komunitas ini sudah berkembang sedemikian jauhnya dan banyak media mulai mengcover komunitas ini baik media dalam negeri walaupun luar negeri. Meetup komunitas #StartupLokal yang terakhir saja pesertanya mencapai sekitar 335 orang, rekor terbanyak dari seluruh meetup yang pernah dilakukan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1981" title="Logo #startupLokal" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2010/07/StartUpLokal-Logo-150x150.jpg" alt="Logo #startupLokal" width="150" height="150" />Para pembaca tentu sudah tidak asing dengan <a href="http://www.teknojurnal.com/2010/08/17/interview-dengan-natali-ardianto-tentang-komunitas-startuplokal/">komunitas #StartupLokal</a>, komunitas dimana para pengusaha IT yang sedang merintis usahanya berkumpul. Komunitas ini sudah berkembang sedemikian jauhnya dan banyak media mulai mengcover komunitas ini baik media dalam negeri walaupun luar negeri. Meetup komunitas #StartupLokal <a href="http://www.teknojurnal.com/2011/01/10/rekap-startuplokal-meetup-v-9-acquisition-take-it-or-leave-it/">yang terakhir</a> saja pesertanya mencapai sekitar 335 orang, rekor terbanyak dari seluruh meetup yang pernah dilakukan.</p>
<p>Nah, kali ini menyambut tahun 2011, komunitas ini kembali memberikan kabar yang cukup &#8220;wah&#8221;. Berikut adalah kabar-kabar tersebut:</p>
<h3><span style="color: #ff6600;">Kerja Sama Dengan Pemerintah Irlandia</span></h3>
<p>Pada Senin malam kemarin, para inisiator komunitas #StartupLokal menghadiri diskusi seputar startup dengan perwakilan pemerintah Irlandia. Dari hasil diskusi tersebut, akhirnya para inisiator #StartupLokal diundang untuk ke Irlandia dalam rangka memperkenalkan startup dari masing-masing negara. <a href="http://twitter.com/nuniek" target="_blank">Nuniek Tirta</a> (salah satu inisiator #StartupLokal) mentweet hal tersebut di akun Twitter-nya Senin malam kemarin:</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2011/01/sl_1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-4793" title="sl_1" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2011/01/sl_1.jpg" alt="sl_1" width="400" /></a></p>
<p>Hal ini cukup menggembirakan karena ini berarti kita mempunyai kesempatan untuk mengenalkan secara langsung startup-startup Indonesia ke Irlandia. Dan perlu dicatat bahwa Irlandia itu semacam Silicon Valley-nya Eropa, dimana startup-startup berkumpul. Startup-startup di Irlandia cukup banyak dan kebanyakan sudah profitable. Dan melalui pengenalan startup Indonesia ini di Irlandia nantinya, mereka berharap untuk memiliki akses ke startup di Indonesia dimana mereka bisa mencari startup lokal untuk mereka berikan pendanaan.</p>
<p>Jadi hal ini jangan sampai dilewatkan oleh para startup lokal untuk mempresentasikan startup-nya di Irlandia nanti. Isi form yang ada di <a href="https://spreadsheets.google.com/viewform?formkey=dHBxcnh3aXliTl9UT1N5TjhoUXN1WkE6MQ" target="_blank">link ini</a> untuk meregistrasikan startup anda, nantinya akan di short list siapa saja yang akan dipresentasikan di Irlandia nanti.</p>
<h3><span style="color: #ff6600;">Ulang Tahun Pertama Komunitas #StartupLokal</span></h3>
<p>Di bulan April ini, komunitas #StartupLokal akan merayakan ulang tahun pertamanya, dan acaranya akan digelar dengan cukup besar di FX Jakarta selama beberapa hari. Di acara ulang tahun komunitas #StartupLokal juga para startup lokal bisa melakukan show case startup mereka.</p>
<p>Saat ini #StartupLokal sudah mendapat 1 sponsor utama untuk mendukung acara ini dan masih tersedia slot untuk 3 sponsor utama lagi. Dan untuk yang ingin ikut berpartisipasi dalam menyelenggarakan acara ulang tahun komunitas #StartupLokal ini bisa mengisi form di <a href="https://spreadsheets.google.com/viewform?formkey=dEpzMjZGdEFoQ2YtMnp6ZHM3VHJIQ0E6MQ" target="_blank">link ini</a>.</p>
<p>~</p>
<p>Untuk kabar terbaru seputar komunitas #StartupLokal jangan lupa untuk follow akun Twitternya di <a href="http://twitter.com/startuplokal/" target="_blank">@StartupLokal</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.teknojurnal.com/2011/01/19/kabar-besar-dari-komunitas-startuplokal-di-tahun-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Proyek Terbuka TeknoJurnal: Timeline Pergerakan Startup Indonesia</title>
		<link>http://www.teknojurnal.com/2010/12/08/proyek-terbuka-teknojurnal-timeline-pergerakan-startup-indonesia/</link>
		<comments>http://www.teknojurnal.com/2010/12/08/proyek-terbuka-teknojurnal-timeline-pergerakan-startup-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Dec 2010 06:18:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Firman Nugraha</dc:creator>
				<category><![CDATA[TeknoNews]]></category>
		<category><![CDATA[proyek]]></category>
		<category><![CDATA[startup lokal]]></category>
		<category><![CDATA[timeline]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.teknojurnal.com/?p=4296</guid>
		<description><![CDATA[Sebentar lagi tahun 2010 akan berakhir, dan di tahun ini menurut saya pribadi sangat banyak perkembangan di ranah startup Indonesia. Mulai dari dilahirkannya Fowab, Bancakan 2.0,  dan komunitas #StartupLokal hingga diakuisisinya Koprol oleh Yahoo dan diselenggarakannya SparxUp Awards 2010. Tahun 2010 ini benar-benar tahunnya para startup lokal untuk berjaya. Investor pun mulai berdatangan baik dari dalam maupun luar negeri.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1981" title="Logo #startupLokal" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2010/07/StartUpLokal-Logo-150x150.jpg" alt="Logo #startupLokal" width="150" height="150" />Sebentar lagi tahun 2010 akan berakhir, dan di tahun ini menurut saya pribadi sangat banyak perkembangan di ranah startup Indonesia. Mulai dari dilahirkannya Fowab, Bancakan 2.0,  dan komunitas #StartupLokal hingga diakuisisinya Koprol oleh Yahoo dan diselenggarakannya SparxUp Awards 2010. Tahun 2010 ini benar-benar tahunnya para startup lokal untuk berjaya. Investor pun mulai berdatangan baik dari dalam maupun luar negeri.</p>
<p>Nah&#8230; untuk menyongsong akhir tahun ini, TeknoJurnal membuat sebuah proyek kecil untuk merekap pergerakan startup di Indonesia dari awal hingga sekarang dalam bentuk timeline, proyek ini kami sebut &#8220;Timeline Pergerakan Startup Indonesia&#8221;. Berikut adalah screenshot-nya:</p>
<p><a href="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2010/12/startup_lokal_timeline.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-4297" title="Timeline Pergerakan Startup Indonesia" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2010/12/startup_lokal_timeline-300x127.jpg" alt="Timeline Pergerakan Startup Indonesia" width="300" height="127" /></a></p>
<p>Saat ini proyek tersebut dapat diakses di <a href="http://startup-timeline.teknojurnal.com/" target="_blank">http://startup-timeline.teknojurnal.com/</a> . Data-datanya saat ini belum lengkap dan masih kurang akurat, kami targetkan pada akhir tahun setidaknya untuk tahun 2010 datanya sudah akurat dan lengkap.</p>
<p>Kami juga mengundang para pembaca TeknoJurnal untuk ambil bagian di proyek ini. Kami membutuhkan 2 macam bantuan:</p>
<ol>
<li><strong>Web developer</strong>, untuk mengembangkan engine timeline dari proyek ini agar nantinya modelnya bisa mirip dengan wikipedia dimana user bisa memasukkan data-data dari mereka dengan sendirinya dan juga tambahan-tambahan fungsi lainnya.</li>
<li><strong>Data entry</strong>, kalau ada yang berminat untuk menambahkan / mengoreksi data, bisa kirim email ke startup@teknojurnal.com</li>
</ol>
<p>Di akhir tahun nanti kami publikasikan lagi mengenai rekap data terakhir, tapi bisa langsung saja ke <a href="http://startup-timeline.teknojurnal.com/" target="_blank">http://startup-timeline.teknojurnal.com/</a> untuk melihat perkembangan terakhir</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.teknojurnal.com/2010/12/08/proyek-terbuka-teknojurnal-timeline-pergerakan-startup-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rekap #StartupLokal Meetup v.8 – Brand Image</title>
		<link>http://www.teknojurnal.com/2010/12/05/rekap-startuplokal-meetup-v-8-%e2%80%93-brand-image/</link>
		<comments>http://www.teknojurnal.com/2010/12/05/rekap-startuplokal-meetup-v-8-%e2%80%93-brand-image/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Dec 2010 12:00:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Putra Setia Utama</dc:creator>
				<category><![CDATA[TeknoNews]]></category>
		<category><![CDATA[event]]></category>
		<category><![CDATA[startup lokal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.teknojurnal.com/?p=4236</guid>
		<description><![CDATA[Kamis 2 Desember 2010 acara #startuplokal v8 dengan tema "Brand Image" digelar di Microsoft, BEI Tower 2 lantai 18 (terima kasih untuk para sponsor... ). Acara bulanan dari, oleh dan untuk para startup lokal ini berlangsung sangat meriah. Yap, sekitar 200 orang memenuhi venue yang di berikan oleh Microsoft. So.. sepertinya antusias para penggarap startup di Indonesia ini semakin tinggi, karena biasanya acara ini dihadiri peserta di kisaran 100 orang. Yap 2 kali lipat dari jumlah biasanya. Membludak padat sampai acara selesai.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1981" title="Logo #startupLokal" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2010/07/StartUpLokal-Logo-150x150.jpg" alt="Logo #startupLokal" width="150" height="150" />Kamis 2 Desember 2010 acara #startuplokal v8 dengan tema &#8220;Brand Image&#8221; digelar di Microsoft, BEI Tower 2 lantai 18 (terima kasih untuk para sponsor&#8230; ). Acara bulanan dari, oleh dan untuk para startup lokal ini berlangsung sangat meriah. Yap, sekitar 200 orang memenuhi venue yang di berikan oleh Microsoft. So.. sepertinya antusias para penggarap startup di Indonesia ini semakin tinggi, karena biasanya acara ini dihadiri peserta di kisaran 100 orang. Yap 2 kali lipat dari jumlah biasanya. Membludak padat sampai acara selesai.</p>
<div id="attachment_4245" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2010/12/peserta-startuplokal.jpg"><img class="size-medium wp-image-4245" title="Peserta #startuplokal Meetup ke-8" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2010/12/peserta-startuplokal-300x225.jpg" alt="Peserta #startuplokal Meetup ke-8" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Peserta #startuplokal Meetup ke-8 (foto oleh @sagad)</p></div>
<p>Ada yang menarik di #startuplokal meetup kali ini. Yap ada demo kinect di meetup kali ini. Walaupun belom sempat mencoba secara full, alias cuma liat orang aja, sepertinya si kinect ini salah satu konsol game yang seru punya lho, cara mainnya menarik karena berdasarkan pergrakan. Nah ini ada salah satu gambar dari TeknoUp, yang mengabadikan peserta #startuplokal menjajal si kinect ini.</p>
<div id="attachment_4241" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2010/12/kinect.jpg"><img class="size-medium wp-image-4241" title="Demo Kinect di #startuplokal Meetup ke-8" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2010/12/kinect-300x225.jpg" alt="Demo Kinect di #startuplokal Meetup ke-8" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Demo Kinect di #startuplokal Meetup ke-8 (foto oleh @umay)</p></div>
<p>Setelah para peserta menjajal si kinect dan juga menikmati santap malam acara #startuplokal resmi dibuka oleh sambutan dari Bapak Irving (<a href="http://twitter.com/irvingevajoan" target="_blank">@IrvingEvaJoan</a>) perwakilan dari Microsoft. Beliau sendiri kurang lebih menyatakan bahwa si Microsoft ini juga sangat mendukung perkembangan produk-produk lokal yang ada. Ini dibuktikan dengan adanya program seperti BizSpark yang mendukung penggunaan software legal untuk proses development atau apapun itu dalam sebuah startup maupun proses development lainnya.</p>
<div id="attachment_4246" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2010/12/pak-irving.jpg"><img class="size-medium wp-image-4246" title="Pak Irving di #startuplokal Meetup ke-8" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2010/12/pak-irving-300x225.jpg" alt="Pak Irving di #startuplokal Meetup ke-8" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Pak Irving di #startuplokal Meetup ke-8</p></div>
<p>Kemudian ada fimela.com yang melakukan pengumuman di acara #startuplokal kali ini. Lalu setelah itu ada presentasi dari Kudos, yang membahas use case yang mereka lakukan untuk startup di New York. Mereka juga menghadirkan beberapa ide baru dan juga konsep menarik dari startup yang ada di NewYork (idea-sandbox.com, partybooths.com, goalmine.com, dailybooth.com). Mereka juga membahas beberapa founder startup seperti Caterine Fake (Flickr) dan Jake Dorsey (Twitter, FourSquare, Square), yang memang menjadikan startup sebagai passion mereka, sehingga bisa sukses di pasaran.</p>
<p>Beberapa poin menarik yang kami catat dari presentasi Kudos adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Kenapa Facebook warnanya biru semua? Karena Mark Zuckerberg buta warna</li>
<li>Startup itu harus dimulai dari hati</li>
<li>Dalam membangun startup tidak perlu original, just try to be good</li>
</ul>
<p>Presentasi berikutnya adalah dari Dian Noeh Abubakar (<a href="http://twitter.com/dian_noeh" target="_blank">@dian_noeh</a>) yang notabene adalah seorang Public Relation Consultant di Weber Shandwick yang cukup senior di Indonesia.  Disini beliau banyak menerangkan konsep basis/101-nya si PR itu sendiri, kemudian melakukan perbandingan dengan marketing, membahas menggenai efek nyata dari PR, hingga implementasi PR di dunia startup.</p>
<p>Ada salah satu contoh kasus dari mbak Dian yang cukup menarik untuk bisa mengetahui apa itu sebenarnya PR. Contoh kasus yang beliau berikan adalah mengenai krisis sebuah brand minuman ringan yang diisukan memiliki kandungan zat yang berbahaya, sehingga banyak masyarakat yang takut untuk membelli produk itu. Nah, disini mbak Dian menerangkan bagaimana jika bagian advertising yang memecahkan masalah ini. Pastinya akan lebih ke membuat iklan, yang tingkat kredibilitas dan kepercayaan di masyarakat kurang kuat. Nah kalau PR akan mengambil jalan untuk menghubungi dokter dan biar si dokter itu yang bilang ke masyarakat bahwa produk minuman itu layak konsumsi.</p>
<p>Nah ada banyak sekali yang di bicarakan oleh mbak Dian pada malam itu, untuk lengkapnya anda bisa lihat hasil recording dari acara tersebut di <a href="http://www.ustream.tv/user/hadi_g_tj/videos" target="_blank">http://www.ustream.tv/user/hadi_g_tj/videos</a>.</p>
<ul>
<li>Berikut poin-poin menarik dari mbak Dian yang berhasil di rangkum oleh tim TeknoJurnal:</li>
<li>PR relies on credibility.</li>
<li>Beda Advertising dan PR: Advertising bicara brand kita ke konsumen. PR membuat konsumen berbicara tentang brand kita.</li>
<li>PR works takes time, as well as building brand.</li>
<li>PR itu linear. One story leads to another. Bukan tetap blasting the same thing.</li>
<li>Instead of spending bigger amount to advertise on media, better to let PR pitch to media.</li>
<li>Apa yang membuat brand dikutip di media? Aspirasi dan kepercayaan terhadap brand.</li>
<li>Trust level grows along with reputation and it takes time to build one.</li>
</ul>
<p>Presentasi yang terakhir datang dari Daniel Surya (<a href="http://twitter.com/DANIELSURYA" target="_blank">@DANIELSURYA</a>) South East Asia Chairman dari DM-IDHolland. Beliau ini merupakan ahli di bidang branding dan juga sudah membuat banyak logo untuk brand-brand ternama di Indonesia.</p>
<div id="attachment_4242" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2010/12/dian-noeh-dan-daniel-surya.jpg"><img class="size-medium wp-image-4242" title="Dian Noeh dan Daniel Surya" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2010/12/dian-noeh-dan-daniel-surya-300x225.jpg" alt="Dian Noeh dan Daniel Surya" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Dian Noeh dan Daniel Surya (foto oleh @sagad)</p></div>
<p>Di kesempatan kali ini beliau mengedepankan bagaimana branding itu bisa membuat produk anda terlihat lebih baik dan lebih dipilih masyarakat daripada produk lainnya yang sebenarnya sama saja dengan produk anda. Nah untuk menerangkan hal tersebut beliau memaparkan sebuah studi kasus sebagai berikut. Ada tiga spesifikasi mobil yang kesemuanya memiliki standard yang mirip, perbedaan hanya ada di harga. Ketika brand dari mobil dihapus, ternyata customer cenderung memilih mobil yang paling murah walaupun tidak tau apa itu mereknya. Tapi ketika brand ditampilkan, maka pembeli akan lebih selektif dan juga lebih kritis dalam memilih, <strong>WALAUPUN</strong> sebenarnya memiliki spesifikasi yang mirip. Misalnya, pembeli lebih memilih brand BMW karena terkesan lebih sporty, atau Mercedes Benz karena kesan classy, atau Jaguar dengan kesan exclusive dan mahal.</p>
<p>Menarik sekali topik yang dibawakan dari bapak Daniel ini, anda bisa menikmati secara lengkap di <a href="http://www.ustream.tv/user/hadi_g_tj/videos" target="_blank">http://www.ustream.tv/user/hadi_g_tj/videos</a>.</p>
<p>TeknoJurnal juga sudah merangkum poin-poin penting dari presentasi bapak Daniel Surya:</p>
<ul>
<li>Brand is not about logo</li>
<li>Brand is something people talk about, not the brand owners who push the story</li>
<li>Branding paling oke adalah ketika orang ngomongin kita</li>
<li>Diferensiasi itu penting. Similar companies, employing similar people, with similar educational backgrounds, similar jobs, similar ideas, similar product, similar prices, similar quality. Jangan fokus ke yang udah wajib ada, fokus ke diferensiasinya</li>
<li>Membangun brand mulai dari mind identity, behaviour identity, visual identity. Identity yang ada di ‘mind’ harus dapat tersampaikan melalui perilaku dan atribut visual.</li>
<li>Investasi identitas yang paling mahal ada di visual! Ganti logo maka semua kop surat, plang, dan lain-lain ganti juga kan.</li>
</ul>
<p>#startuplokal meet up kali ini mendapat bantuan dari teman kita <a href="http://twitter.com/hadigunawan" target="_blank">@hadigunawan</a> yang membantu melakukan recording dan juga live streaming di meetup kali ini. Nah mungkin yang mau tanya-tanya tentang dokumentasi meet up kali ini bisa langsung kontak yang bersangkutan. He is a nice person :)</p>
<p>Tidak lupa juga untuk masalah registrasi meet up kali ini juga di dukung oleh <a href="http://eevent.com/" target="_blank">http://eevent.com/</a> So.. thank you so much for support.  And ROCK on #startuplokal.</p>
<p>See you on the next #startuplokal v.9 MeetUp</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.teknojurnal.com/2010/12/05/rekap-startuplokal-meetup-v-8-%e2%80%93-brand-image/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sekilas Model Bisnis Startup-Startup Lokal Era DotCom Boom</title>
		<link>http://www.teknojurnal.com/2010/11/28/sekilas-model-bisnis-startup-startup-lokal-era-dotcom-boom/</link>
		<comments>http://www.teknojurnal.com/2010/11/28/sekilas-model-bisnis-startup-startup-lokal-era-dotcom-boom/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Nov 2010 12:00:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Firman Nugraha</dc:creator>
				<category><![CDATA[TeknoMind]]></category>
		<category><![CDATA[business model]]></category>
		<category><![CDATA[dotcom boom]]></category>
		<category><![CDATA[startup lokal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.teknojurnal.com/?p=4124</guid>
		<description><![CDATA[Sebelumnya saya pernah menulis sebuah artikel tentang antara pemasukan model iklan digital dan startup. Di artikel tersebut saya membeberkan kembali apa yang Sarah Lacy dari TechCrunch dan pak Andi S. Boediman tentang digital ads, dan bagaimana digital ads tidaklah bagus untuk dijadikan primary income source untuk startup, kecuali jika produknya sudah banyak yang menggunakan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-4140" title="DotCom Boom" src="http://www.teknojurnal.com/wp-content/uploads/2010/11/dotcom_boom.jpg" alt="DotCom Boom" width="150" />Sebelumnya saya pernah menulis <a href="http://www.teknojurnal.com/2010/11/22/catatan-sparxup-award-antara-pemasukan-model-iklan-digital-dan-startup/">sebuah artikel</a> tentang antara pemasukan model iklan digital dan startup. Di artikel tersebut saya membeberkan kembali apa yang Sarah Lacy dari TechCrunch dan pak Andi S. Boediman tentang digital ads, dan bagaimana digital ads tidaklah bagus untuk dijadikan primary income source untuk startup, kecuali jika produknya sudah banyak yang menggunakan.</p>
<p>Menariknya, banyak pendapat mengenai hubungan digital ads dengan startup. Salah satu pendapat tersebut ditweet oleh <a href="http://twitter.com/labanux" target="_blank">Okto Silaban</a>, berikut adalah beberapa kutipan tweet-tweetnya:</p>
<blockquote><p>Di Indonesia, model bisnis untuk web yang jelas masihlah IKLAN menurut saya, kecuali e-commerce ya. *indonesia lho ya..</p>
<p>Sebagian besar alasan pebisnis (offline) masuk ke dunia online bukankah karena kue iklan online makin gede? *di Indonesia*</p>
<p>@jfireman @lynxluna Ya.., ini topik lama sebenarny. Dulu jaman2 komunitas Dotcommers jg dibicarain. Mgkn bs di bahas di milis @startuplokal?</p></blockquote>
<p>Dan akhirnya saya lempar pertanyaan di milis #startuplokal tentang bagaimana perkembangan iklan digital dan startup sejak jaman-jaman dotcom boom di sekitar tahun 2000-an awal. Berikut adalah beberapa respon menarik yang ada di milis:</p>
<p><strong>Antonius Roy Hambali (<a href="http://twitter.com/arhambali" target="_blank">@arhambali</a>)</strong></p>
<blockquote><p>Saya jadi teringat artikel dari talk show FreSh yang mengangkat topik &#8220;Fallen Dotcom&#8221;. Link-nya pernah dikasi sama Mas Natali. Berikut link-nya: <a href="http://indobrad.web.id/2010/11/fresh-fallen-dotcoms/" target="_blank">http://indobrad.web.id/2010/11/fresh-fallen-dotcoms/</a> dan <a href="http://freshyourmind.com/2010/11/02/377/" target="_blank">http://freshyourmind.com/2010/11/02/377/</a></p>
<p>Kurang lebih pembahasannya tentang kenapa banyak dotcom berguguran di era taun 2000-an?</p>
<p>Menarik memang, saya ingat dulu waktu kuliah di Unpar Bandung, Gadogado.com dan Astaga.com menjadi sponsor acara Malam Keluarga kami. Budget mereka untuk marketing abis-abisan, sampai bendera umbul-umbul gadogado.com penuh sepanjang jalan di kampus.</p>
<p>Lalu Lipposhop.com juga sempat boom dari bisnis e-commerce. Lippo habis-habisan inves di Lipposhop, sampai mereka berani menggunakan SAP sebagai ERP mereka, padahal SAP milyaran rupiah harganya, dan hanya perusahaan-perusahaan besar yang berani membeli lisensi SAP.</p>
<p>Singkat cerita, tidak diragukan lagi keseriusan perusahaan dotcom di awal tahun 2000-an dalam berbisnis. Hanya saja mungkin saat itu pengguna internet di Indonesia belum sebesar sekarang dan koneksi internet pun masih sangat lambat. Namun menurut saya (sekali lagi menurut saya lho ya), mungkin masalahnya adalah Business Model yang kurang pas.</p>
<p>Kalau menurut Pak Andi S. Boediman dari Plasa.com mengatakan kalau Business Model yang hidup dari iklan kurang sustain dari sisi pendapatan. Video interview dengan Pak Andi bisa dilihat di sini:  <a href="http://www.notsogeeky.net/2010/07/02/interview-with-andi-s-boediman/" target="_blank">http://www.notsogeeky.net/2010/07/02/interview-with-andi-s-boediman/</a></p>
<p>Saya sendiri berkali-kali menonton video tersebut, berusaha menangkap Business Model yang sustain menurut Pak Andi.</p></blockquote>
<p><strong>Leo Ferdinand (<a href="http://twitter.com/neomelonbay" target="_blank">@neomelonbay</a> &#8211; <a href="http://www.infokost.net/" target="_blank">infokost.net</a>)</strong></p>
<blockquote><p>bukan gadogado.com, gadogado.net</p>
<p>Infokost.net dari awal sudah menetapkan pemasang informasi hunian (kost dsb) harus membayar, berbeda dengan banyak website sejenis, dan terbukti model berbayar itu lah yg tetap sustain.</p>
<p>Business is about creating value. Jadi internet harus dipandang hanya sebagai media atau platform. Di atasnya harus ada value yg di-create yang bisa diterima oleh pasar (pasar bersedia untuk membayar value yg di-create). Kadang2 musuhnya bukan perusahaan dotcom lain, tapi perusahaan brick-and-mortar. Ada anak Binus di sekitar akhir tahun 90-an bikin mailinglist jualan barang2 komputer dengan margin yg sangat tipis tapi mereka mengandalkan volume penjualan dan overhead yg rendah sehingga bisa hidup dan sustain (kalo ga salah namanya Duta Kencana Komputer), beberapa saat sebelum Bhinneka.com berkembang. Mereka sempat maju sekali, walaupun sekarang namanya sudah agak jarang terdengar.</p>
<p>Banyak perusahaan dotcom era first bubble ambruk karena : 1. fundamentalnya tidak benar, atau 2. mendahului jamannya.</p>
<p>Contoh no.1 adalah perusahaan saya sendiri, www.online.co.id dan www.video.web.id , perusahaan rental VCD dan DVD dengan layanan antar jemput sejabotabek. Bisnis rental DVD dan VCD adalah bisnis di grey area, maka meskipun model bisnisnya sangat bagus dan revenue stream-nya jelas, bisnis ini tidak scalable. Tahun 2003, bersama dengan munculnya undang2 HAKI, bisnis ini pun bubar :) Salah satu keistimewaan video rental dengan layanan antar jemput ini adalah juga memiliki outlet2 tempat pelanggan bisa datang langsung dan meminjam. Pelanggan bisa meminjam di suatu outlet (misalnya di Bapindo Plaza), dan mengembalikannya di Kemang. Atau pinjam di Kemang dan untuk mengembalikannya bisa minta diambil. Layanan ini sudah mirip banget dengan sistem perbankan di mana seorang nasabah bisa menyetor dan mengambil uang di cabang manapun, dengan tambahan extra : bisa melayani antar jemput. So Sari, aku interest banget dengan kiosbaca.com kamu :)</p>
<p>Kalau contoh yg no.2, banyak banget dan sudah disebut : radioclick.com, gadogado.net, dan favorit saya : indoproperty.com (yg akhirnya model bisnisnya dikembangkan dengan sangat sukses oleh rumah123.com )</p>
<p>Tertarik baca2 bisnis online tahun 90an ? Klik <a href="http://www-cgi.cnn.com/ASIANOW/asiaweek/97/1205/aa2.html" target="_blank">http://www-cgi.cnn.com/ASIANOW/asiaweek/97/1205/aa2.html</a></p></blockquote>
<p><strong>Sastro Gozali (<a href="http://twitter.com/sastrogozali/" target="_blank">@sastrogozali</a> &#8211; <a href="http://sendokgarpu.com/" target="_blank">sendokgarpu.com</a>)</strong></p>
<blockquote><p>Wahh seru juga yah topic ini, begitu buka dah banyak banget conversationnya. Disini saya coba share untuk awal bangun website sendokgarpu perlu attention banget karena pada tahun 2007 penetrasi penggunaan internet belum begitu banyak dan sekarang bisa lebih mudah karena adanya blackberry dan smartphone lainnya yang mendukung dotcom bisa lebih mudah untuk mendapatkan visitors yang dimana semakin banyak visitors pasti akan lebih mudah untuk menawarkan iklan berbayar.</p>
<p>Untuk awal2 saya bertahan juga saya gak hanya jualan iklan, tapi cross-selling dengan jasa yang lain. Sehingga bisa bertahan dan maintain. Dan sekarang juga wifi ada dimana-mana, jadi lebih mudah online daripada beberapa tahun yang lalu. Yang pasti sekarang makin gampang buat #startup di Indonesia untuk membuat ide website dan nonjol di permukaan :) dan makin banyak kompetitor. Tapi justru dengan ada banyak kompetitor, dunia internet di Indonesia akan semakin berkembang.</p>
<p>Yang pasti focus pada planning dan think creative untuk selalu mencari ide dan diskusi dengan komunitasnya. Pasti nanti ketemu cara untuk dapat revenue.</p></blockquote>
<p><strong>Natali Ardianto (<a href="http://twitter.com/nataliardianto" target="_blank">@nataliardianto</a> &#8211; <a href="http://www.warato.net/golfnesia/" target="_blank">golfnesia.com</a>)</strong></p>
<blockquote><p>Menarik :) Ini info (dan gosip) yg saya dengar sana sini ya ttg thn 2000an itu: astaga.com itu katanya sih investment Afsel. Tapi gosipnya itu sebenernya teknik money laundry. Ada yg bisa confirm? :D</p>
<p>Kalau lipposhop.com saya pikir memang bagus webnya, tapi strateginya salah. Dulu mereka B2C. Nah mana ada consumer yg mau beli pensil 5 buah via online? Ongkosnya lebih mahal. Lalu kalau ngga salah, ongkosnya juga masih mahal banget waktu itu. Nganternya saja pakai mobil boks.</p>
<p>Lalu seingat saya 1 tahun sebelum tewas, mereka mengubah strategi menjadi B2B. A good strategy, krn kantor2 konsumsinya stationary-nya tinggi, but it was too late. Bottomline: both of them itu besar pasak daripada tiang.</p>
<p>Tahu ngga kenapa lebih banyak website yang monetisasinya via iklan bukan via service fees? Ya karena pada bikinnya yg berbasis iklan semua hahahaha. Ayo startups, mulai convert offline selling menjadi online selling. Masih banyak ide-ide yang juga gila-gila, yg saya dapatkan dari partner jepang saya yg cerita ttg bisnis model yg berkembang di jepang dan di indonesia sih potensial banget.</p>
<p>Ya salah satunya Golfnesia.com ini *iklan*. 70% reservasi golf di Jepang itu dilakukan secara online! Di Amerika, revenue dari sporting fee itu 50% dari golf! Things like this yang suka kita ngga ngeh krn kita ngeliatnya ke dalam terus.</p>
<p>Ada satu lagi, yg ingin saya buat. Did you know that the dating industry di Amerika is A LOT bigger than porn industry? It&#8217;s worth $1,05 billion per year and will be $1,3 billion in 2013. Average spending $239/user/year. Jumlah user di amerika 40 juta, china 140 juta, india 15 juta. Indonesia? Masih ribuan. Potensinya masih besar.</p></blockquote>
<p><strong>Andre Siregar (<a href="http://twitter.com/dregar" target="_blank">@dregar</a> &#8211; <a href="http://funcrowds.com/" target="_blank">funcrowds.com</a>)</strong></p>
<blockquote><p>Sedikit komentar mengenai LippoShop, karena dulu saya pernah terlibat di sana&#8230; Model bisnis mereka mirip dengan banyak perusahaan internet lain di masa itu. Bubble internet di tahun &#8217;99 membuat banyak startup yang berdiri dengan asumsi kalau pertama masuk di pasar, pasti akan menang market share. Revenue model nggak dipikirkan karena funding mudah sekali didapat (dari investor atau IPO). Banyak produk yang dibuat tanpa ada permintaan pasar. Prinsipnya &#8220;build and they will come.&#8221; Uang yang didapat dihamburkan untuk advertising (lihat iklan Superbowl harga jutaan dolar di masa itu yang penuh dengan perusahaan dot-com).</p>
<p>Advertising membuat market awareness, tetapi tidak membuat market demand. Kalau market tidak suka produk kita, percuma menghamburkan uang untuk advertising. Di hari launch LippoShop, mereka buat iklan 2 halaman penuh di Kompas. Modal dipakai untuk membuat warehouse, mobil delivery, dll. Setelah beberapa bulan operasi, jelas demand pasar tidak sesuai dengan asumsi awal. Target revenue/profit tidak tercapai. Akhirnya target segmen diperkecil menjadi hanya B2B dengan harapan bisa lebih fokus. Tetapi perubahan strategi itu terlambat. Modal akhirnya habis sebelum demand pasar berhasil dibuat.</p>
<p>Sekarang kita sudah banyak belajar dari pengalaman dot-com crash. Banyak startup sekarang launch early dengan produk yang sederhana (&#8220;minimum viable product&#8221;). Modal dihemat untuk membangun produk dan market demand. Baru setelah ada demand yang jelas dari pasar, uang dipakai untuk marketing. Segmen market juga diraih satu-satu, dari kecil jadi besar.</p></blockquote>
<p>Menarik bukan diskusinya? Hehe, oleh karena itu untuk para startup yang belum ikut bergabung dalam milis #startuplokal bisa langsung aja ke: <a href="http://tech.groups.yahoo.com/group/StartUpLokal/" target="_blank">http://tech.groups.yahoo.com/group/StartUpLokal/</a>. Dan untuk topik diskusi dari artikel ini bisa klik <a href="http://tech.groups.yahoo.com/group/StartUpLokal/message/903" target="_parent">link ini</a>.</p>
<p>Nah&#8230;. mungkin pembaca TeknoJurnal yang punya pendapat tambahan bisa dishare di kolom komentar  :D</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.teknojurnal.com/2010/11/28/sekilas-model-bisnis-startup-startup-lokal-era-dotcom-boom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

